" Sebuah Catatan Kehidupan

SELAMAT DATANG - WELCOME - WILLKOMMEN

SELAMAT DATANG - WELCOME - SUGENG RAWUH - WILLKOMMEN - ترحيب

Definisi singkat Tentang Pramuka Penggalang

Penggalang adalah merupakan tingkatan kedua dalam deretan tingkatan kecakapan pramuka setelah Tingkat Siaga
Tingkatan dalam Penggalang
Berdasarkan pencapaian Syarat-syarat Kecakapan Umum Pramuka Penggalang dapat digolongkan dalam beberapa tingkatan, yaitu:

1. Penggalang Ramu
2. Penggalang Rakit
3. Penggalang Terap

Tingkatan Penggalang juga memiliki Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat-syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kenaikan tingkat atau Tanda Kecakapan Umum (TKU) dan pendapatkan Tanda Kecapakan Khusus (TKK)


Sistem Berkelompok

Setiap anggota Pramuka Penggalang dikelompokkan dalam satuan-satuan kecil yang disebut regu. Setiap regu terdiri atas 8 orang Penggalang. Regu dipimpin oleh seorang Pimpinan Regu (PINRU) yang bertanggung jawab penuh atas regunya tersebut. Regu dalam penggalang mempunyai nama-nama untuk mengidentifikasi regu tersebut. Nama Regu Putra diambil dari nama binatang, misalnya harimau, kobra, elang, kalajengking, dan sebagainya. Sedangkan nama regu putri diambil dari nama tumbuhan, semisal anggrek, anyelir, mawar, melati, tulip, matahari dll.
Setiap empat regu dihimpun dalam sebuah Pasukan yang dipimpin oleh seorang Pemimpin Regu Utama (Pratama). Pratama adalah pimpinan dari seluruh regu.

Satuan Terpisah

Pelaksanaan kegiatan kepramukaan dilaksanakan dengan Sistem Terpisah untuk satuan putra dan satuan putri. Dimana Pramuka Penggalang putra dikelompokkan dengan Pramuka Penggalang Putra lainnya dan dipisahkan dari satuan Pramuka Penggalang putri. Satuan ini dibina oleh Pembina dan Pembantu Pembina putra juga. Demikian sebaliknya untuk satuan Penggalang Putri.

Kode Kehormatan

Kode kehormatan untuk Pramuka penggalang terdiri atas Janji (Satya) Penggalang yaitu Trisatya. Janji Pramuka Penggalang (Trisatya) berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega. Dan Kode Moral (Dharma) Penggalang yang disebut Dasa Dharma. Dasa Dharma untuk Penggalang berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega.

Trisatya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh:

1. Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengamalkan Pancasila
2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
3. Menepati Dasa Dharma

Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu:
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
3. Patriot yang sopan dan ksatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, trampil dan gembira
7. Hemat cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Kegiatan Pramuka Penggalang
Kegiatan dalam tingkatan penggalang antara lain:

• Jambore: adalah pertemuan pramuka penggalang dalam bentuk perkemahan besar, dan diadakan bertingkat; Jambore Nasional (Jamnas), Jambore Daerah (Jamda), Jambore Cabang, Jambore Ranting.

• Lomba Tingkat, adalah pertemuan regu-regu Pramuka Penggalang dalam bentuk lomba kegiatan kepramukaan. Lomba tingkat dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari tingkat gugusdepan (LT-I), ranting (LT-II), cabang (LT-III), daerah (LT-IV), nasional (LT-V).

• Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru), adalah pertemuan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru) Penggalang, yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir Daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinru apabila dipandang perlu.

• Penjelajahan (Wide Game), adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk mencari jejak (orienteenering) dengan menggunakan tanda-tanda jejak, membuat peta, mencatat berbagai situasi dan dibagi dalam pos-pos. Setiap pos berisi kegiatan keterampilan kepramukaan sepertimorse/semaphore, sandi, tali temali dan sejenisnya.
Dalam membuat peta, pramuka penggalang memiliki teknik tersendiri seperti peta pita dan peta lapangan. Peta pita dibuat oleh dua atau tiga orang yang biasanya mencatat posisi atau titik dari kompas bidik, kemudian orang yang lain akan mencatat kondisi sekitar dalam sebuah meja jalan. Meja lanan sendiri berbentuk papan seukuran kertas folio yang kemudian ditempel kertas yang digulung panjang.

• Latihan Bersama, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dari dua atau lebih gugusdepan yang berada dalam datu kwartir ranting atau kwartir cabang mapun kwartir daerah dengan tujuan untuk saling tukar menukar pengalaman. Latihan gabungan ini dapat dilaksanakan dalam bentuk lomba, seperti baris-berbaris, PPPK, senam pramuka dan sejenisnya.

• Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang dilaksanakan secara reguler, untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan. Perkemahan diselenggarakan dalam bentuk Persami(Perkemahan Sabtu Minggu), Perjusami (Perkemahan Jumat Sabtu Minggu), perkemahan liburan dan sejenisnya.

• Gelar (Demonstrasi) Kegiatan Penggalang, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk keterampilan di hadapan masyarakat umum, seperti baris-berbaris, P3K, gerak dan lagu, membuat konstruksi sederhana dari tongkat/bambu dan tali (pioneering), dan sejenisnya.

• Pameran, adalah kegiatan yang memamerkan hasil karya Pramuka Penggalang kepada masyarakat.

• Darmawisata, adalah kegiatan wisata ke tempat tertentu, seperti museum, industri, tempat bersejarah, dan sejenisnya.

• Pentas Seni Budaya, adalah kegiatan yang menampilkan kreasi seni budaya para Pramuka Penggalang.

• Karnaval, adalah kegiatan pawai yang menampilkan hasil kreatifitas Pramuka Penggalang.

Ringkasan Tentang Dasar Pengelompokan Makhluk Hidup dan Manfaatnya ( IPA SD )

Makhluk hidup dikelompokkan dalam dua pos dasar yaitu Tumbuhan dan Hewan. Ringkasan ini akan membantu anda untuk memahami dan belajar sebagai persiapan tes atau penilaian dasar terhadap mata pelajaran Ilmu pengetahuan alam ( IPA)
Dasar Pengelompokan Makhluk Hidup

1.Pengelompokan Tumbuhan

a. Berdasarkan bentuk tulang daunnya, tumbuhan dibagi menjadi empat kelompok,
1) Tulang daun menyirip, misalnya daun durian dan daun jambu.
2) Tulang daun melengkung, misalnya daun waru dan daun sirih.
3) Tulang daun menjari, misalnya daun kapas dan daun singkong.
4) Tulang daun sejajar, misalnya daun padi dan daun pandan.

b. Berdasarkan tempat hidupnya, tumbuhan dibagi menjadi tiga kelompok,
1) Tumbuhan yang hidup di darat, misalnya pisang, mangga, dan melati.
2) Tumbuhan yang hidup di air, misalnya enceng gondok dan teratai.
3) Tumbuhan yang hidup menempel pada tumbuhan lain, misalnya paku, anggrek, dan lumut.

c. Berdasarkan bentuk akarnya, tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok,
1) Berakar tunggang, contoh bayam, jambu dan mangga.
2) Berakar serabut, contoh bambu, tebu dan jagung.

d. Berdasarkan jenis batangnya, tumbuhan dibagi menjadi tiga kelompok,
1) Tumbuhan berbatang basah yaitu batangnya lunak dan berair, misalnya batang bayam dan batang ubi/ketela rambat
2) Tumbuhan berbatang kayu yaitu batangnya keras dan berkayu, yaitu batang pohon jati dan batang pohon jambu.
3) Tumbuhan berbatang rumput yaitu batangnya mempunyai ruas-ruas yang jelas an berongga, misalnya batang padai dan batang jagung.

e. Berdasarkan jenis bunganya, tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok,
1) Bunga sempurna, alat kelamin jantan (benang sari) dan alat kelamin betina (putik) terdapat bersama-sama dalam satu bunga, misalnya bunga mawar, bunga sepatu, dan bunga jambu
2) Bunga tidak sempurna


Pengelompokan Hewan
a. Berdasarkan jenis makananya, hewan dibagi menjadi tiga kelompok,
1) Herbivora yaitu kelompok hewan pemakan tumbuhan, contohnya hewan herbivora yaitu kelinci, sapi, dan gajah.
2) Karnivora yaitu kelompok hewan pemakan daging atau hewan lain, contohnya hewan karnivora yaitu ular, buaya, dan singa.
3) Omnivora yaitu kelompok hewan pemakan segala, baik tumbuhan maupun hewan lain, contohnya hewan omnivora yaitu tikus, itik, dan ayam.

b. Berdasarkan tempat hidupnya, hewan dibagi menjadi tiga kelompok,
1) Hewan yang hidup di darat, misalnya cacing tanah, ayam, dan harimau
2) Hewan yang hidup di air, misalnya cumi-cumi, ikan dan udang
3) Hewan yang hidup di darat dan air misalnya buaya dan katak.

c. Berdasarkan penutup tubuhnya, hewan dibagi menjadi empat kelompok,
1) Hewan bersisik, antara lain ikan, ular, dan trenggiling
2) Hewan berlendir, misalnya belut, lele, dan cacing
3) Hewan berbulu, misalnya burung, ayam, dan itik
4) Hewan berambut , misalnya sapi, kambing, dan kera

d. Berdasarkan alat geraknya, hewan dibagi menjadi empat kelompok,
1) Bergerak menggunakan kaki, misalnya kucing, harimau, dan kambing
2) Bergerak menggunakan sayap, misalnya nyamuk, belalang, dan burung
3) Bergerak menggunakan perut, misalnya ular dan bekicot
4) Bergerak menggunakan perut dan kaki, misalnya buaya, kadal, dan tokek

e. Berdasarkan cara perkembangbia-kannya, hewan dibagi menjadi tiga kelompok,
1) Berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar), misalnya buaya, itik, penyu, dan ikan.
2) Berkembang biak dengan cara beranak atau melahirkan (vivipar), misalnya paus, lumba-lumba, dan kelelawar.
3) Berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan (ovovivipar), misalnya beberapa jenis kadal dan ular.

Manfaat Tumbuhan dan Hewan

1. Manfaat Tumbuhan
Tumbuhan banyak dimanfaatkan sebagai sumber makanan, obat-obatan, bahan pakaian, alat-alat rumah tangga, dan lain-lain.
Berikut adalah contoh permanfaatan tumbuhan :
1) Jagung dimanfaatkan bijinya sebagai sumber makanan.
2) Kapas sebagai bahan pembuat kain
3) Kina sebagai obat malaria.
4) Lidah buaya sebagai tanaman hias dan bahan pembuat sampo
5) Bubik kayu cendana sebagaio bahan baku kosmetik ( peberi bau harum)
6) Tumbuhan karet diambil getahnya sebagai bahan baku untuk membuat ban.
7) Daun jati digunakan saat membuat gudeg agar berwarna cokelat kemerahan karena getahnya larut dalam sayur.

2. Manfaat Hewan
Hewan dapat dimanfaatkan antara lain untuk bahan makan, obat-obatan, industry tekstil (wol, jaket, dan sepatu dari kulit hewan).
1) Kambing, sapi, dan ayam dimanfaatkan sebagai sumber makanan.
2) Domba dimanfaatkn rambutnya untuk membuat kain wol.
3) Lebah, diambil madunya, madu berguna sebagai obat.
4) Kelapa sawit dimanfaatkan sebagai bahan dasar pebuatan minyak goreng.
5) Cacing dimanfaatkan untuk membuat obat tifus.

Contoh Lembar Observasi dan pengamatan Kepala Sekolah Terhadap Guru yang disupervisi

Lembar Observasi/Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas

Nama Sekolah/Madrasah : ……………………………………………………………...
Nama Guru : ……………………………………………………………...
Kelas. Semester : ……………………………………………………………...
Identitas Mata Pelajaran: ……………………………………………………………...
Hari/Tanggal Supervisi Akademik    : …………………………………………………………

Petunjuk :
Berikut ini disajikan poin-poin berkenaan dengan pelaksanaan pembelajaran. Berilah tanggapan sesuai dengan apa yang Saudara amati, dnegan memberi tanda cek (v) pada kolom pilihan
Ketentuan (v) adalah sebagai berikut :
5 : dilakukan dengan sangat baik
4 : dilakukan dengan baik
3 : cukup dilakukan dengan baik
2 : kurang baik dilakukan
1 : tidak dilakukan

ELEMEN PENGAMATAN

A. Kegiatan Pendahluan

1. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran

2. Guru melakukan kegiatan apersepsi (mengajikan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.

3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.

4. Guru menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

B. Kegiatan Inti

Eksplorasi

1. Guru melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dari berbagai sumber.

2. Guru memilih dan menggunakan media dan sumber belajar dengan tepat.

3. Guru menggunakan metode dengan tepat (mengacu pada karakteristik materi dan siswa).
]
4. Guru menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran dan sumber belajar lain.

5. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya.

6. Guru melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajran

7. Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio atau lapangan.


Elaborasi


1. Guru membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna.

2. Guru memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru, baik secara lisan, maupun tertulis

3. Guru memberikan kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut

4. Guru memfasiltasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan dan kolaboratif

5. Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.

6. Guru memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan, baik secara lisan maupun tertulis secara individual maupun kelompok

7. Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok.

8 Guru memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, festival, serta produk yang dihasilkan.

9 Guru memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik

Konfirmasi

1 Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.

2 Memberikan latihan pengembangan untuk mengaplikasikan hasil eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi

3 Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi & elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber

4 Guru memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan.

5 Guru berfungsi sebagai nara sumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar.

6 Guru membantu menyelesaikan masalah .

7 Guru memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi.

8 Guru memberi informasi untuk berekplorasi lebih jauh.

9 Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif 

C Kegiatan Penutup

1. Guru bersama-sama dengan peserta didik/dan atau sendiri membuat rnagkuman /simpulan pelajaran

2. Memberikan latihan pengembangan untuk mengaplikasikan hasil eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi

3. Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.

4. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.

5. Guru memberikan tugas untuk diselesaikan di rumah.

6. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling, dan/atau memberikan tugas, baik tugas individual maupun kelompok, sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

7. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

D.Penilaian

1 Guru melaksanakan penilaian hasil belajar

2 Guru menyampaikan kompetensi yang telah dicapai kepada siswa

3 Guru memberikan tugas mandiri kepada siswa

1. Sajian isi materi pembelajaran terorganisasi dengan tepat (mudah ke sulit, sederhana, ke kompleks, dsb)
2. Antusias siswa
3. Melaksanakan pembelajaran secara runtut dan/atau mengikuti langkah-langkah pembelajaran yang direncanakan .
4. Penggunaan waktu sesuai yang direncanakan.
5. Menggunakan bahasa yang santun, komunikatif, baik dan benar.
Rekomendasi :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Sumber: BPU TINGKAT I KS/M


Kepala Sekolah/Madrasah Guru yang disupervisi


NIP.…………………… NIP. ………………


Keterangan: Pada bagian kanan di beri kolom nilai berupa tabel skor 1-5


Contoh Soal UTS Ulangan Tengah Semester Mata Pelajaran Bahasa Jawa Kelas 4 SD Semester 1

Pembaca yang kami hormati, berikut adalah salah satu contoh soal UTS atau Ulangan Tengah Semester Mata pelajaran Bahasa Jawa. Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mencari contoh soal di internet. Contoh soal tersebut dilengkapi dengan kunci jawaban sehingga memudahkan anda yang menginginkannya. Istilah soal UTS kini berganti menjadi PTS atau Penilaian Tengah Semester.
Wacanen kanthi patitis !
Duwe Ati Segara
Padhukuhan Karang Kadhempel kalebu padhukuhan kang ayem tentrem. Para wargane padha sayuk rukun ora tau padha pasulayan. Sing dadi tetuwa ing padhukuhan iku asma Kyai Badranaya. Kyai Badranaya tansah ngelingake supaya wargane aja padha seneng ngrungokake swara ala. Paribasane ana catur mungkur. Kyai Badranaya kagungan putra telu lanang kabeh. Sing pambarep arane Gareng, adhine Petruk, lan sing wuragil Bagong. Bocah telu kuwi duwe watak dhewe-dhewe. Gareng watake criwis cawis. Petruk watake jujur. Dene Bagong watake seneng sembrana.
Udakara jam papat sore Gareng, Petruk, lan Bagong padha balapan egrang ana plataran. Lagi tengah-tengahe padha dolanan, dumadakan Gareng tiba ketabrak egrange Bagong. Gareng nangis karo ngunek-unekake Bagong. Bagong ora trima banjur mbales ngunek-unekake Gareng. Petruk mlayu lapor bapake. Kyai Badranaya banjur ngundang bocah telu supaya leren anggone padudon. Kyai Badranaya ngendika, “Ngger, anakku. Kowe bocah telu iku sedulur. Kowe kudu tansah rukun. Seduluran utawa kekancan iku kudu duwe ati segara. Wis saiki padha leren kana ! Sing salah njaluk ngapura.”
Bagong rumangsa salah banjur njaluk ngapura marang Gareng. Gareng menehi pangapura karo weling supaya sesuk maneh aja dibaleni. Petruk genti ngandhani supaya Gareng dawa ususe utawa ora gampang nesu. Bocah telu banjur padha adus.
( Kapethik : Sinau Basa Jawa Gagrag Anyar Kelas IV SD/MI karangane Drs. Haryono dkk )

A. Pitakon-pitakon iki wangsulana manut isining wacan !
1. Kepriye kahanan ing Padhukuhan Karang Kadhempel ?
Wangsulan : ................................................................................................................................
2. Sapa tetuwa ing Padhukuhan Karang Kadhempel ?
Wangsulan : ................................................................................................................................
3. Apa paribasane ora ngrungokake swara ala ?
Wangsulan : ................................................................................................................................
4. Kapan Gareng, Petruk, Bagong dolanan egrang ?
Wangsulan : .................................................................................................................................
5. Apa tegese “ati segara” ?
Wangsulan : .................................................................................................................................


B. Wenehana tandha ping (X) aksara a, b, c, utawa d ing pratelan kang bener !
1. Petruk genti ngandhani supaya Gareng “dawa ususe”. Dawa ususe kalebu .....
a. Parikan
b. Paribasan
c. Tembung entar
d. Tembung lingga

2. “Kaya cecak nguntal cagak” kalebu paribasan, kang tegese .....
a. Gegayuhan kang ora timbang karo kekuwatane
b. Atine molah malih
c. Olehe ngunen-uneni sakatoge
d. Sarwa cilaka

3. Bareng isa nggambar, banjur gedhe endhase. Gedhe endhase tegese .....
a. Umuk
b. Mumet
c. Seneng
d. Susah

4. Perkara cilik dadi perkara gedhe, paribasane .....
a. Satru munggeng cangklakan
b. Kriwikan dadi grojogan
c. Kebo kabotan sungu
d. Idu didilat maneh

5. Pak Bima nggawa buku. Basa kramane nggawa yaiku ......
a. Mbekta
b. Ngampil
c. Njupuk
d. Ngasta

6. ................. ingkang rawuh punika ?
a. Punapa
b. Pundi
c. Sinten
d. Kadospundi

7. Ukara basa krama alus kang bener yaiku .....
a. Ibu nyangking tas tindak pasar
b. Ibu ngasta tas tindak pasar
c. Ibu ngasta tas tindak peken
d. Ibu nggawa tas tindak peken

8. Bapak Budi gawe layang pamit. Ukara pitakon sing cocok yaiku .....
a. Genea Bapakne Budi gawe layang pamit ?
b. Kapan Bapakne Budi gawe layang pamit ?
c. Ana ngendi layang pamit digawe ?
d. Sapa sing gawe layang pamit ?

9. Aku arep lunga. Ukara iku yen dikramakke dadi .....
a. Kula badhe kesah c. Kula ajeng tindak
b. Kula arep kesah d. Kula badhe tindak

10. “Nuwun sewu, Bu, Simbah nembe ........”
a. Siram
b. Adus
c. Pakpung
d. Lunga

C. Ceceg-ceceg ing ukara iki isenana nganggo jawaban kang bener !

1. Rai gedheg, tegese ...................................................................................................
2. Bocah kuwi pancen landhep nalare. Landhep nalare tegese ................................
3. Ani kuwi bocah sing seneng omong. Yen omong criwis ora leren-leren.
Ani diarani bocah sing tipis ....................................................................................
4. Gunemane mencla mencle. Paribasane ..................................................................
5. Melu rekasa ora melu kepenake.
Paribasan “gupak pulut ora mangan ........................................................................
6. Aku tangi turu.
Bapak ......................................................... sare.
7. .......................... asmanipun Ibu Kepala Sekolah ?
8. Pak Joko mulih saka kantor. Tembung mulih, krama inggile ...............................
9. Ibu gerah waos. Tembung waos tegese ..................................................................
10. Kula gadhah sepedha. Basa ngokone “gadhah” yaiku ...........................................

D. Garapen manut pituduhe !

1. Terangna tegese paribasan iki !
Ana catur mungkur
Wangsulan : ...............................................................................................................................
2. Apa tegese ati segara ?
Wangsulan : ...............................................................................................................................
3. Ukara iki kramakna !
Pak Guru wis bali numpak montor.
Wangsulan : ...............................................................................................................................
4. Gawea ukara pitakon nganggo tembung “pinten” !
Wangsulan : ...............................................................................................................................
5. Simbah lara weteng.
Gantinen basa krama !
Wangsulan : .................................................................................................................................


KUNCI JAWABAN UTS

Mata Pelajaran : Bahasa Jawa
Kelas : IV
Tahun Pelajaran : 2016/2017

A.
1. Ayem tentrem
2. Kyai Badranaya
3. Ana catur mungkur
4. Udakara jam papat sore
5. Sugih pangapura

B.
1. C   6. C
2. A   7. C
3. A   8. D
4. B   9. A
5. D  10. A

C.
1. Ora duwe isin
2. Pinter
3. Lambene
4. Esuk dhele sore tempe
5. Nangkane
6. Wungu
7. Sinten
8. Kondur
9. Untu
10. Duwe

D.
1. Ngedohi swara/tembung ala
2. Sugih pangapura
3. Pak Guru sampun kondur nitih montor
4. Pinten reginipun buku punika ?
5. Simbah gerah padharan


PEDOMAN PENILAIAN
No. Nomor Soal       Skor Maksimal
A      1 - 5                          10
B      1 - 10                        10
C      1 - 10                        20
D      1 - 5                          20


Nilai Akhir = Jumlah Skor Perolehan
                                    6

Mengenal berbagai jenis File Audio Extension

Suatu kali anda mungkin menemukan atau memiliki file audio yang tidak anda kenal sebelumnya, dan anda tak dapat membukanya dengan aplikasi yang ada di komputer atau laptop?.
Ada baiknya kita mengetahui berbagai jenis file extension yang akan saya paparkan disini. Kita mulai dengan Audio File Extension.

1. .A52( baca dot e fifty two)
Adalah file extension Dolby Digital AC-3. File jenis ini dapat dimaknai dengan file suara yang dirapatkan atau dikompresi.Dikreasikan oleh Dolby Laboratories yang dapat di pecah dalam kanal 5.1 surround seperti suara sisi kiri, suara sisi kanan, suara tengah, suara surround kiri, suara surround kanan dan sub woofer.

2..AAC( baca dot e e si)
Adalah file kompresi tingkat lanjutan untuk mengkodekan audio MP3 dengan kompresi lebih baik dan memunculkan kualitas yang lebih tinggi daripada MP3. Perusahaan Apple's menggunakan file ini untuk default audio untuk produk iPod dan iPhone keluaran mereka.

3..AC3 (baca: e si tri)
Adalah file kompresi audio yang mengkodekan audio dalam 5 saluran terutamanya untuk home theater. Nuansa yang dihasilkan oleh file Dolby Digital AC3 Compressed Audio File ini dapat menggema dan mengitari si pendengar seakan berada di dalamnya.

4. .AIF ( Audio Interchange Format File )
Adalah format file suara yang diperkenalkan oleh Perusahaan Apple's dan digunakan untuk data suara yang disematkan dikomputer pribadi khususnya sistem suara pada komputer produksi Apple Macintosh.

5. .APE Audio File atau suara yang dikompresi
APE file extension atau Monkey's Audio Compressed Audio File adalah kompresi suara yang dikembangkan Monkey's Audio. File jenis ini memiliki tingkat kompresi yang lebih besar dan luas dari MP3 dan tidak menghilangkan datra suara yang di kompresi.

6. .AU File Audio Format
Adalah file suara dengan kedalaman 8000-8192 Hz dan di posisi 8 bit.
File suara jenis ini dikembangkan oleh Sun Microsystems.

7. .DTS File Audio Extension
DTS atau Digital Theater Systems Audio File adalah format suara dengan format kompresi surround. Surround yang dimaksudkan adalah saluran 5.1 dan 7.1. Jenis file suara ini adalah setara dengan Dolby Digital.

8. .FLAC File Audio Extension
.FLAC atau Free Lossless Audio Codec Compressed Audio File Dapat mengkompresi sebuah file suara tanpa menghilangkan kualitas suara yang dihadirkan.

9..M4A File Audio Extension
M4A atau file suara MPEG-4 yang merupakan kompresi audio dengan mengurangi dan memperkecil ukuran suara dan video.

10..M4P FILE AUDIO EXTENSION
Adalah file suara AAC adalah file yang diproteksi untuk mencegah penggunaan yang tidak resmi yang merupakan kausal langsung dengan Digital Rights Management. Biasanya digunakan oleh iTunes dan perusahaan lain untuk mencegah adanya penggunaan ilegal.

11..MID File Audio Extension
Midi audio sequence adalah file suara dengan nama singkatan Musical Instrument Digital Interface. File suara ini biasanya berupa music yang dapat dipecah ke dalam berbagai kanal suara.

12. .MKA File Audio Extension
Matroska audio dibuat untuk menggabungkan beberapa file audio dalam sebuah file. Dapat pula dibuat sebuah file yang didalamnya berisi file audio dan video serta subtitle sehingga lebih luas penggunaannya.

13. .MOD File Extension
Adalah file audio yang digunakan dalam sebuah computer untuk menampilkan musik. Terdiri dari empat kanal yang secara drastis meluas hingga 32 kanal suara atau musik instrument.

14. .MP1 File Extension
Adalah singkatan dari MPEG-1 layer 1 bentuk kompresi audio yang lebih kecil dan rendah. Dapat dimainkan berbagai media player. Contoh sederhana dari MP1 adalah file suara dari kaset audio.

15. .MP2 File Extension
Adalah file suara MPEG-1 layer 2 lebih tinggi dari MP1. digunakan secara umum pada siaran televisi. Kompresi audio ini lebih jarang dipakai oleh PC atau aplikasi internet setelah adanya MP3.

16. .MP3 File Extension
Adalah file audio MPEG-1 atau MPEG-2 layer 3, kompresi suara yang menghasilkan ukuran file yang kecil. Tingkat keakuratannya hampir sama dengan kualitas digital audio pada CD. Picassa dari Google pun mampu membuka file ini.

17. .OGG File Extension
Adalah file audio open source, yang dapat mengandung berbagai unsur bebas seperti streaming pada audio, video dan subtitle yang terpisah.

18. .OMA File Extension
File suara OpenMG dari perusahaan Sony.

19. .RA file Extension
Adalah file audio dari Real Player format, audio codec dengan bitrate rendah yang dikembangkan oleh RealNetworks.

20. .RAM File Extension
Adalah file lanjutan dari RA. Singkatan dari Real Audio Metadata, sebuah filr yang dapat menggabungkan audio dan video dengan tingkat kompresi sedang. Diperkenalkan pada 1997.

21. .SND File Extension
Adalah file format pada audio dan sound digital yang dikembangkan oleg Sun Microsystem. Contoh sederhana file ini adalah file PCM pada receiver Parabola pada perekaman video.

22. .SPX File Extension
Adalah OGG Speex Audio File pada Podcasts, dapat juga ditemukan di file FLV file video. Dimunculkan tahun 2002 oleh Speex project.

23. .WAV File Extension
Adalah format standar audio pada Windows dari Microsoft dan IBM.

24. .WMA File Extension
Adalah Windows Media Audio File. File suara digital yang dikembangkan oleh Microsoft.
Dalam satu file WMA terdapat single track dari empat codec diantaranya WMA, WMA Pro, WMA loosless, WMA voice.

25. .WV File Extension
Adalah format kompresi audio bebas atau open source. WavPack dapat mengkompresi dari 8, 16, 24, 32 titik tetap pada audio file yang juga mendukung suara surround.

26. .XM File Extension
Adalah bentuk file suara yang diperkenalkan oleh Triton Fast Tracker. XM adalah format umum pada Chiptunes.

Demikian ulasan mengenai berbagai file audio atau suara. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.

Ads By Google

ADVERTISEMENT